Pahami Peluang Usaha Ternak Bebek dan Raih Hasilnya

Bebek atau itik menjadi komoditas yang memberikan banyak peluang untuk peternak lokal. Saat ini peluang usaha ternak bebek semakin menjamur seiring dengan banyaknya permintaan pasar. Semakin banyak rumah makan yang menjajakan kuliner bebek menjadi peluang manis untuk peternak bebek. Beternak bebek terbilang lebih mudah daripada beternak ayam. Masa pemeliharaan bebek juga sangat singkat yaitu sekitar 40-50 hari saja. Hanya dalam waktu singkat peternak akan memperoleh keuntungan dari usaha ternak bebek.

Beternak bebek dapat dilakukan dengan cara diternak dalam kandang atau diternak di luar kandang. Beternak bebek dengan cara ternak dalam kandang dapat menghemat waktu dan fisik. Tidak perlu mengajak bebek untuk digembalakan seperti di pematang sawah. Namun kandang bebek harus benar-benar terjaga kebersihannya dan memenuhi standar kesehatan pemeliharaan ternak. Makanan dan minum bebek juga harus diberikan ke kandang secara teratur. Keunggulannya adalah bebek dan telur tidak ada yang hilang serta kebersihan bebek lebih terjaga.

Peluang Usaha Ternak Bebek

Bebek yang diternak di luar kandang dan digembalakan harus membawa bebek berjalan menyusuri pematang sawah untuk mencari makan sendiri. Peternak yang beternak bebek dengan cara ini lebih menghemat makanan namun cukup menguras energi saat menggembalakan bebek. Tidak jarang telur bebek jatuh berceceran di jalan dan hal ini dapat merugikan peternak.

Jenis bebek menurut tipenya terdiri dari 3 macam yaitu bebek pedaging, bebek petelur dan bebek ornamental. Bebek pedaging cenderung menghasilkan daging yang lebih banyak dan umumnya berukuran gemuk. Yang termasuk dalam bebek pedaging yaitu Aylesbury, Cayuga, Muscovy, Peking dan Rouen. Bebek petelur cenderung menghasilkan banyak telur dan tidak berusaha untuk menggemukkan.

Adapun yang termasuk dalam bebek petelur yaitu Buff Orpington, CV 2000-INA, Indian Runner dan Khaki Campbell. Bebek ornamental merupakan bebek untuk peliharaan atau hobby. Yang termasuk dalam bebek ornamental yaitu Blue Swedish, Crested, East India, Grey Call dan Mandariun.

Di Indonesia memiliki bebek unggul yang diternakkan dan termasuk dalam jenis bebek petelur. Bebek-bebek petelur ini merupakan hasil produk penelitian dari Balai Penelitian Ternak yang berpusat di Ciawi Bogor. Bebek petelur unggulan tersebut yaitu Alabio, Bebek Bali, Bebek Tegal, Bebek Mojosari, Khaki Campbell dan CV 2000-INA.

Langkah Awal Beternak Bebek Unggul

Saat ini permintaan bebek sangat tinggi dan hal ini menjadi peluang usaha ternak bebek yang menggiurkan. Bebek yang berkualitas tinggi akan mendapatkan keuntungan lebih banyak karena lebih dicari oleh konsumen. Berikut ini adalah langkah-langkah yang harus dilakukan oleh peternak bebek agar memperoleh bebek berkualitas tinggi.

  • Pemilihan bibit.

Pemilihan bibit bebek yang berkualitas harus dilakukan agar memperoleh hasil dengan kualitas tinggi. Bibit bebek dapat diperoleh dari menetaskan telur bebek sendiri, membeli telur tetas dari indukan berkualitas, anak bebek berkualitas dan anak bebek pembibitan bersertifikasi. Umumnya bibit bebek yang diternak di Indonesia terdiri dari 2 jenis yaitu bebek lokal dan bebek persilangan. Yang termasuk bebek lokal yaitu Bebek Alabio, Bebek Asahan, Bebek Tegal dan Bebek Mojosari.

  • Pakan

Makanan untuk bebek ialah dedak padi, jagung, tepung tulang, tepung ikan, bungkil kelapa dan bungkil kedelai. Agar bebek tidak mudah terserang penyakit harus ditambahkan suplemen. Pemberian makan menurut usianya yaitu usia 1-2 minggu sebanyak 60 gr/hari/ekor, usia 3-4 minggu sebanyak 80 gr/hari/ekor, usia 5-9 minggu sebanyak 100 gr/hari/ekor dan usia 10 minggu sebanyak 150-180 gr/hari/ekor. Usia bebek juga memengaruhi cara pemberian pakan. Usia 0-16 hari diberikan di tempat pakan yang datar, usia 16-21 hari diberikan di tempat pakan datar atau sebar lantai dan usia 21 hari-18 minggu diberikan pada sebaran lantai.

  • Minuman bebek.

Pemberian minum untuk bebek harus memenuhi aturan agar bebek tetap terjaga kesehatannya dan pertumbuhannya optimal. Usia 0-7 hari diberikan air minum ditambah suplemen. Usia 7-28 hari diberikan air minum ditambah suplemen di pinggir kandang dan usia 28 hari-afkir diberikan air minum ditambah suplemen di tempat minum ukuran 2mx15cmx10 cm untuk bebek 200-300 ekor.

  • Kandang bebek.

Kandang bebek terbuat dari bambu atau kayu, beratap genteng dan berlantai kapur atau pasir. Lokasi kandang bebek yang ideal yaitu tidak berdekatan dengan rumah tinggal, jauh dari kebisingan, dekat sumber air dan mudah diawasi. Kandang tidak boleh terlalu sempit agar bebek dapat bergerak leluasa sehingga pertumbuhannya optimal dan tidak stres. Usia 1 hari-2 minggu di kandang 1-2 m/100 ekor, usia 1-2 minggu di kandang 2-4 m/100 ekor, usia 2-4 minggu di kandang 4-6 m/100 ekor, usia 4-6 minggu di kandang 6-8 m/100 ekor, usia 6-8 minggu di kandang 8-10 m/100 ekor dan hingga usia 6 bulan di kandang 5-10 ekor/m.

  • Perkawinan bebek.

Sistem perkawinan bebek ada 2 macam yaitu perkawinan secara alami atau nature mating dan perkawinan disengaja atau hand mating. Perkawinan bebek ini dimaksudkan untuk memperoleh telur yang telah dibuahi oleh pejantan dan dapat ditetaskan.

  • Pemeliharaan bebek.

Pemeliharaan bebek mutlak dibutuhkan agar memperoleh bebek yang sehat, optimal pertumbuhannya, dan berkualitas tinggi. Pemeliharaan bebek di antaranya adalah sanitasi, tindakan preventif dan pengontrolan penyakit.

  • Masa panen.

Masa panen akan memperoleh hasil utama dan hasil tambahan. Hasil utama untuk bebek pedaging adalah daging dan bebek petelur adalah telur. Hasil tambahan berupa induk afkir, bulu dan kotoran ternak.

Penyakit yang Rentan pada Bebek

Usaha ternak bebek dapat rentan terkena penyakit yang akan menyebabkan bebek mati. Beberapa penyakit yang sering menyerang bebek di antaranya adalah sebagai berikut.

Kelumpuhan pada bebek disebabkan kekurangan Vitamin B. Gejalanya ialah jalan pincang hingga lumpuh, persendian kaki bengkak, keluar air mata dan mengantuk. Pencegahan yang dapat dilakukan yaitu pemberian pakan berupa sayuran segar tiap hari.

Penyakit ini disebabkan dari berbagai macam jenis cacing. Gejalanya ialah diare, tidak nafsu makan, kurus dan bulu terlihat kusam. Pencegahan yang dapat dilakukan yaitu menjaga kebersihan kandang dan makanan.

  • Berak kapur.

Penyakit berak kapur disebabkan oleh bakteri Salmonella pullorum. Gejalanya ialah kotoran berwarna putih dan lengket. Pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan pemisahan bebek sakit, menjaga kebersihan kandang, menjaga kebersihan makanan dan pemberian vaksin.

  • Duck cholera.

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Pasteurela avicida. Gejalanya ialah lumpuh, diare, dan kotoran berwarna kuning kehijauan. Pemcegahan yang dapat dilakukan yaitu menjaga kebersihan kandang dan pemberian obat.

 

Peluang usaha ternak bebek dapat memberikan keuntungan yang menggiurkan apabila dilakukan secara profesional. Pemasaran bebek dapat dilakukan melalui brosur, iklan, media sosial dan penawaran langsung. Daya saing usaha peternakan bebek sangat tinggi sehingga produk bebek yang dihasilkan harus benar-benar berkualitas. Hampir semua bagian bebek dapat dijadikan komersial seperti daging, telur, bulu dan kotoran. Bebek-bebek yang berkualitas tinggi akan mendatangkan keuntungan besar karena konsumen lebih memilih bebek berkualitas.

Leave a Reply

close